Tips Main Valorant

10 Tips Main Valorant Dari Pemula sampai Jago (Lengkap)

Valorant, adalah salah satu game yang dikembangkan oleh Riot Games.

Game ini mengusung tema competitive FPS 5 VS 5, di mana para player harus melakukan planting spike ketika dalam mode attacker, dan melakukan defusing spike ketika dalam mode defender.

Valorant sendiri cukup digemari, dikarenakan Riot Games yang selalu membawa hal-hal unik. Bisa dibilang juga, gamenya terkesan fresh dan tidak membosankan.

Tips ini untuk pemula. Buat kamu yang ingin latihan langsung sama coach (Radiant) bisa hubungi kami

Tips Bermain Valorant untuk Pemula

Bagi para pemain baru, bermain Valorant terkadang adalah hal yang cukup menyulitkan, apalagi jika sebelumnya pemain tidak memiliki basic game FPS. Akan lebih sulit lagi.

Untuk itu, buat kamu yang suka main Valorant, berikut Uplotify akan memberikan tips-tips yang bisa kamu ikuti agar bisa jago bermain Valorant. Khusus untuk pemula.

1. Kenali Role Agent

Pertama kamu harus mengetahui, bahwa di Valorant itu setiap agent memiliki fungsinya tersendiri. Valorant memiliki empat role agent utama, yaitu duelist, sentinel, initiator dan controller.

1. Duelist

Agent Duelist Valorant

Duelist adalah agent yang memang ditujukan untuk mendapatkan kill sebanyak player bisa. Duelist juga adalah agent yang bertanggung jawab ketika tim ingin entry (masuk) ke site.

Contoh agent duelist:

  • Reyna
  • Yoru
  • Jett
  • Phoenix
  • Raze

2. Sentinel

Agent Sentinel Valorant

Sentinel adalah agent yang ditujukan sebagai support. Baik itu menjaga flank hingga mengunci area ketika site sudah dipastikan clear oleh duelist. Sentinel juga berperan besar untuk menjaga site ketika tim dalam mode defender.

Contoh agent sentinel:

  • Killjoy
  • Sage
  • Cypher

3. Initiator

Agent Initiator Valorant

Jika sentinel adalah agent yang ditujukan untuk support, initiator juga demikian. Bedanya, initiator adalah agent yang ditujukan untuk membantu duelist mencari informasi atau membuka site ketika sedang entry.

Contoh Agent Initiator:

  • Sova
  • Skye
  • Breach

4. Controller

Agent Controller Valorant

Controller atau pemain Valorant lebih umum menyebutnya sebagai smoker, adalah agent yang ditujukan untuk menutup spot-spot yang memungkinkan adanya musuh dengan smoke. Dengan adanya smoke ini pergerakan musuh akan jadi lebih dibatasi.

Contoh Agent Controller:

  • Omen
  • Astra
  • Viper
  • Brimstone

2. Kenali Skill Agent

Setiap agent punya skill yang berbeda-beda. Saat baru main kita juga hanya bisa memilih beberapa agent saja, sisanya baru bisa dibuka seiring lamanya kamu bermain Valorant.

Karena skill yang berbeda-beda, kamu harus mengenali semuanya. Misalnya Jett dengan ultimate knivesnya, Sage dengan Wall atau slow orbnya, hingga Killjoy dengan ultimate lockdown areanya.

Dengan mengenali semua skill agent, kamu bisa mengetahui playstyle dan hal-hal seperti apa yang harus kamu lakukan ketika main. Kalau menyukai skill suatu agent dan dikembangkan, bukan tidak mungkin kamu bisa jago seperti satchelnya Flights atau knivesnya Seoldam.

3. Pelajari Jenis Senjata

Jenis senjata di Valorant ada banyak, dan punya karakteristik tersendiri. Untuk karakteristik ini, salah satu cara supaya cepat tahu adalah dengan memainkan mode practice, kemudian tes semua senjata di sana.

Buat kamu yang bingung harus pakai senjata apa saat sedang dalam game, panduan ini bisa kamu ikuti.


Ronde Pistol: Ghost / Frenzi atau Classic + Armor

Ronde Pistol

Ghost adalah senjata yang damagenya paling besar dan lurus arah tembaknya. Cocok untuk duel jarak jauh. Sedangkan frenzi lebih cenderung dipakai jarak dekat karena firing ratenya yang tinggi. Classic + armor juga bisa kamu pakai kalau kamu merasa lebih nyaman.

Ronde Creds Terbatas: Spectre atau Judge

Ronde Creds Terbatas

Spectre adalah tipe senjata yang paling cocok dipakai ketika Creds sedang terbatas. Alasannya senjata ini firing rate dan damagenya ada di tingkat menengah, dan mudah digunakan.

Selain spectre, Judge juga bisa dijadikan alternatif. Satu shot judge sudah cukup untuk membunuh musuh dalam jarak dekat.

Ronde Creds Banyak: Phantom atau Vandal

Round Creds Rifle

Jika kamu memiliki creds yang cukup untuk membeli rifle dan armor, maka pilihlah phantom atau vandal. Kedua senjata ini merupakan rifle dengan damage terbesar di Valorant, sekaligus dua senjata yang paling banyak dipakai.

Perihal penggunaan phantom dan vandal ini ada tips tersendirinya, untuk memilih yang mana yang paling cocok. Akan dijelaskan di bagian trik Valorant.


Tiga poin senjata di atas adalah yang paling banyak dipakai, dan cocok untuk dipakai siapa saja. Setidaknya untuk awal-awal. Nanti kamu tinggal coba sendiri saja senjata lain, kalau sekiranya tiga poin senjata tadi sudah kamu pahami.

4. Atur Setting Game

Pengaturan Valorant

Banyak orang yang masih melewati langkah ini. Padahal setting game ini akan sangat mendukung kenyamanan kamu saat bermain game Valorant.

Untuk pengaturannya sendiri yang wajib adalah sensitivity dan crosshair. Untuk sensitivity, kamu bisa mengaturnya di mode practice sambil tes menembak bot. Pastikan kamu merasa nyaman, dan mousenya bisa digerakkan dengan kecepatan sesuai.

Sedangkan crosshair disarankan agar kamu tidak mengaturnya terlalu besar, agar titiknya sesuai dengan kepala musuh. Gunakan juga warna crosshair yang sesuai dan nyaman dilihat.

5. Pahami Map

Memahami Map Valorant

Valorant memiliki map-map yang punya karakteristik tersendiri. Yaitu Ascent, Icebox, Haven, Split, dan Breeze. Kelima map tersebut akan terpilih secara random ketika kamu akan memainkan game.

Karena karakteristiknya yang berbeda, kamu harus mengenal mapnya. Contohnya tempat paling bagus untuk plant spike, spot-spot yang kira-kira dijadikan musuh sembunyi, dan lain-lain.

Dengan memahami map, kamu akan jadi lebih mudah mengetahui strategi apa yang harus dipakai ketika attack atau defend bersama tim.

6. Pelajari Mekanikal Game

Valorant memiliki mekanikal game yang sebagian berbeda dari game FPS biasa. Mekanikal game ini wajib kamu pelajari.

Pertama harus kamu ketahui, untuk bisa menembak lurus, kamu harus memastikan bahwa badan karakter kamu sedang diam (tidak boleh bergerak sama sekali). Jika tidak, maka bisa dipastikan peluru kamu akan kemana-mana. Untuk itu, kamu perlu belajar counter-strafing.

Counter-strafing adalah trik untuk membuat badan karakter yang bergerak jadi berhenti dengan cepat. Yaitu dengan cara menekan tombol berlawanan arah dari yang sedang ditekan (misalnya sedang tekan A, maka counter dengan menekan D). Contohnya cek ini:


Kemudian senjata rifle (kecuali spectre) di Valorant juga memiliki recoil tersendiri. Dan senjata ini juga arah pelurunya random, sehingga kamu disarankan untuk tidak selalu melakukan spray sampai peluru habis. Cukup beberapa peluru di awal saja.


Dan tips wajib terakhir, ialah kamu perlu memahami teknik crosshair placement. Teknik ini dipakai untuk memastikan crosshair kamu selalu tepat, di tempat kira-kira musuh muncul. Tujuannya agar kamu tidak kalah cepat menembak.

7. Pakai Headset dan Sering Komunikasi

Bermain Valorant wajib menggunakan headset. Dengan headset ini kamu bisa mengetahui step musuh dan arah di mana musuh akan datang. Sehingga kamu tidak akan kaget dan bisa membuat persiapan terlebih dulu.

Kemudian komunikasi juga penting. Dengan komunikasi, kamu bisa berbagi informasi dengan teman satu tim, ada di mana saja posisi musuh. Selain itu lewat komunikasi kamu juga bisa mendiskusikan strategi yang dipakai baik itu saat attacker maupun defender.

8. Pelajari Strategi

Strategi di Game

Meskipun game bergenre FPS, untuk bisa memenangkan tiap ronde di Valorant kamu juga membutuhkan strategi. Strategi ini akan bergantung dari kondisi agent yang dipilih tim kamu, serta agent yang dipilih tim lawan. Kondisi match berlangsung juga berpengaruh.

Contoh strategi yang dimaksud ialah seperti retake, penggunaan skills dari tiap agent, dan lain-lain sebagainya. Dengan memaksimalkan pengetahuan strategi, kemungkinan tim kamu bisa memenangkan round akan menjadi lebih tinggi.

9. Sering Main Deathmatch

Deathmatch adalah mode Valorant, dimana kamu bisa melawan belasan player lain, hingga salah satu player berhasil mencapai 40 kills.

Deathmatch ini wajib kamu lakukan setiap hari, karena secara tidak langsung bisa membuat kamu memahami map, serta crosshair placement yang tepat.

Selain Deathmatch, kamu juga bisa memainkan mode Practice. Misalnya menembak bot reset dalam mode medium atau hard. Ini bisa membantu melatih flick menembak kamu.

10. Sering Menonton Pro Player

Terakhir pastikan kamu sering menonton pro player Valorant. Entah itu di Youtube maupun di platform lain seperti Twitch.

Dengan sering menonton pro player Valorant, kamu akan meningkatkan gamesense, pengetahuan tentang mekanikal game dan masih banyak lagi.

Contoh pro player yang bagus kamu tonton ialah Subroza, 100T Asuna, Tenz, Wardell (untuk player operator), Fl1pzjder (Indonesia), dan masih banyak lagi.

Trik Valorant yang Wajib Kamu Tahu

1. Ketahui Spot Wallbang

Ada sebagian tempat di Valorant yang bisa kamu tembak tembus menuju ke arah musuh. Ini bisa kamu manfaatkan, jika kamu tidak mendapatkan kill, setidaknya kamu sudah memberikan damage ke musuhnya.

2. Always Deathmatch Before Competitive

Mode DM Valorant

Jangan bermain competitive sebelum kamu bermain deathmatch. Bukan tanpa alasan, dengan bermain deathmatch, kamu bisa pemanasan terlebih dahulu.

Kamu juga bisa mengecek koneksi apakah normal atau tidak. Karena jika kamu mengetahui internet gangguan, kamu bisa keluar dari deathmatch tanpa perlu khawatir mendapat penalty.

3. Pemakaian Phantom vs Vandal

Phantom punya recoil yang lebih kecil dari vandal, serta firing rate yang lebih tinggi dari vandal. Phantom sangat cocok jika kamu hendak melakukan close combat.

Sedangkan vandal, beberapa peluru pertama lurus, sisanya akan terdapat recoil. Vandal cocok dijadikan senjata untuk combat jarak jauh, dikarenakan damage-nya yang lebih besar.

Sisanya tergantung keinginan kamu untuk pakai yang mana.

4. Run n Gun Dengan Spectre

Spectre adalah senjata rifle mini yang punya recoil kecil. Dalam jarak dekat, kamu bisa melakukan run n gun (menembak sambil bergerak) menggunakan spectre. Hal ini bisa membuat musuh menjadi kerepotan saat ingin menembak kamu.

Tapi perlu kamu catat juga, spectre tidak cocok digunakan untuk menembak dalam jarak jauh, karena pelurunya yang tidak terlalu akurat. Karena itu, lebih baik kamu hindari dan biarkan saja musuh mendekat sendiri jika ada combat jarak jauh.

5. Kombinasikan Judge Dengan Smoke

Judge di Valorant

Penggunaan judge (shotgun) akan lebih terasa powernya jika kamu mengkombinasikannya dengan smoke. Yaitu dengan cara masuk ke dalam smoke.

Jadi ketimbang mendatangi musuh, kamu hanya tinggal tunggu saja musuh datang. Untuk smokenya sendiri jika kamu tidak memakai controller, kamu tinggal request saja ke teman kamu yang memakai controller.

6. Berpindah-pindah Tempat Saat Menjadi Awper

Saat kamu memakai operator, dan miss saat menembak, kamu disarankan agar berpindah tempat ke spot yang lain. Apalagi jika kamu miss menembaknya sampai 2 atau 3 kali.

Dengan berpindah tempat, musuh tidak akan menduga kalau ada awper yang sedang melihat spot jalan mereka dari tempat lain. Sehingga potensi mereka terkena kill akan jadi lebih besar.

7. Kombinasikan Skill Agent

Ada beberapa skill agent yang bisa kamu kombinasikan, terutama saat kamu ingin rush musuh. Seperti flash Skye, Breach, Omen dengan dash-nya Jett, untuk me-rush musuh dalam waktu yang cepat.

Atau misalnya seperti molly Brimstone dan slow orb-nya Sage, yang membuat musuh akan terbakar dan tidak bisa bergerak.

8. Pelajari Lineup

Beberapa jenis skill yang bisa dilempar, seperti snake bike Viper, molly Brimstone, shock dart Sova dan lain-lain sejenisnya, bisa kamu pelajari lineup-nya.

Maksud lineup di sini ialah kamu mengambil posisi jauh dari planting spike, kemudian kamu menembak skill ke spike tersebut dari jarak jauh. Sehingga musuh akan jadi terkena damage saat defusing.


Itulah tips dan trik bermain Valorant supaya jago. Jangan lupa latihan kalau kamu ingin cepat naik rank.

Kamu juga bisa kok ikut kelas Uplotify, dari salah satu tim kami yang ranknya Immortal / Radiant. Pernah masuk Radiant rank 12 SEA juga.

Hubungi saja kami langsung ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *